Kangen, kangen, kangen...
Suasana yang selalu ku kangenkan
Yang ingin slalu ku ulang
Tapi itu tak mungkin...
Gedung sekolah yang dulu selalu ku singgahi
Hampir setiap hari waktuku disana
enam tahun itu kini telah berlalu
Yang terasa begitu cepat
Begitu banyak kisah cerita yang kutorehkan
Dari yang suka maupun duka
Teman, sahabat, guru...
Mereka yang kurindukan
Ingatkah waktu dikucir dua
Lucu rasanya kalau di ingat
Tabur-taburan tepung
lempar-lemparan telur
Waktu ultah
colek-colekan cream kue
sampai belepotan kayak anak kecil
Hujan-hujanan waktu latihan pramuka
Dari yang bawa panci, wajan, ember..
Buat di gebuk-gebuk...
Saat api Unggun dinyalakan pada malam itu
Di halaman kita upacara
Aku rindu kekompakan itu
kekompakan yang mungkin susah di dapat sekarang
Seperti tak ada perbedaan status
Bersama-sama di hukum gara-gara belain teman
Mie sedap yang selalu habis karena kita serbu
Bersusah-susah saat kita mau menghadapi UAN & UAS
hal yang selalu ditakuti...
Dengan perasaan dag dig dug kita membuka amplop
Amplop yang hanya tertulis "LULUS" & "TIDAK LULUS"
Wlopun bgitu,
Ada yang senang dengan nilai bagus
dan ada juga yang was-was
Tapi itu gak berarti kita tidak mampu
dan berakhir pada Perpisahan itu
Hymne guru dan Syukur tidak pernah absen
Aku kangen saat-saat itu...
Selasa, 02 April 2013
^ Kangen ^
Diposting oleh Res-resti di 03.03Label: Puisi
Subscribe to:
Komentar (Atom)
^ Kangen ^
Kangen, kangen, kangen...
Suasana yang selalu ku kangenkan
Yang ingin slalu ku ulang
Tapi itu tak mungkin...
Gedung sekolah yang dulu selalu ku singgahi
Hampir setiap hari waktuku disana
enam tahun itu kini telah berlalu
Yang terasa begitu cepat
Begitu banyak kisah cerita yang kutorehkan
Dari yang suka maupun duka
Teman, sahabat, guru...
Mereka yang kurindukan
Ingatkah waktu dikucir dua
Lucu rasanya kalau di ingat
Tabur-taburan tepung
lempar-lemparan telur
Waktu ultah
colek-colekan cream kue
sampai belepotan kayak anak kecil
Hujan-hujanan waktu latihan pramuka
Dari yang bawa panci, wajan, ember..
Buat di gebuk-gebuk...
Saat api Unggun dinyalakan pada malam itu
Di halaman kita upacara
Aku rindu kekompakan itu
kekompakan yang mungkin susah di dapat sekarang
Seperti tak ada perbedaan status
Bersama-sama di hukum gara-gara belain teman
Mie sedap yang selalu habis karena kita serbu
Bersusah-susah saat kita mau menghadapi UAN & UAS
hal yang selalu ditakuti...
Dengan perasaan dag dig dug kita membuka amplop
Amplop yang hanya tertulis "LULUS" & "TIDAK LULUS"
Wlopun bgitu,
Ada yang senang dengan nilai bagus
dan ada juga yang was-was
Tapi itu gak berarti kita tidak mampu
dan berakhir pada Perpisahan itu
Hymne guru dan Syukur tidak pernah absen
Aku kangen saat-saat itu...
Suasana yang selalu ku kangenkan
Yang ingin slalu ku ulang
Tapi itu tak mungkin...
Gedung sekolah yang dulu selalu ku singgahi
Hampir setiap hari waktuku disana
enam tahun itu kini telah berlalu
Yang terasa begitu cepat
Begitu banyak kisah cerita yang kutorehkan
Dari yang suka maupun duka
Teman, sahabat, guru...
Mereka yang kurindukan
Ingatkah waktu dikucir dua
Lucu rasanya kalau di ingat
Tabur-taburan tepung
lempar-lemparan telur
Waktu ultah
colek-colekan cream kue
sampai belepotan kayak anak kecil
Hujan-hujanan waktu latihan pramuka
Dari yang bawa panci, wajan, ember..
Buat di gebuk-gebuk...
Saat api Unggun dinyalakan pada malam itu
Di halaman kita upacara
Aku rindu kekompakan itu
kekompakan yang mungkin susah di dapat sekarang
Seperti tak ada perbedaan status
Bersama-sama di hukum gara-gara belain teman
Mie sedap yang selalu habis karena kita serbu
Bersusah-susah saat kita mau menghadapi UAN & UAS
hal yang selalu ditakuti...
Dengan perasaan dag dig dug kita membuka amplop
Amplop yang hanya tertulis "LULUS" & "TIDAK LULUS"
Wlopun bgitu,
Ada yang senang dengan nilai bagus
dan ada juga yang was-was
Tapi itu gak berarti kita tidak mampu
dan berakhir pada Perpisahan itu
Hymne guru dan Syukur tidak pernah absen
Aku kangen saat-saat itu...
Langganan:
Komentar (Atom)
























